Mendaki Gunung, Turuni Lembah…

Ada begitu banyak cara untuk menghilangkan stress yang sering bercokol di pikiran. Salah satunya yang menjadi kegemaranku adalah mendaki gunung. Mengapa ia bisa menjadi obat stress? Mengapa harus di gunung? Dan mengapa ia menjadi kegemaranku? Mari, sedikit kita lihat pembahasannya…Jika kita membayangkan sebuah gunung, maka yang tergambar dalam pikiran kita adalah gunung tersebut berada di desa; di kelilingi hutan lebat; ada kawah di atasnya; udaranya dingin; dan sangat jarang manusia tinggal di sekitarnya. Yach! Mungkin seperti itu gambaran kita semua dan tentunya memang begitulah gambaran yang ada di kepalaku ketika membayangkan sebuah gunung.

Mengapa sebuah gunung bisa menjadi obat stress? Jawabannya pertama adalah karena udara sekitar daerah pegunungan umumnya masih bersih dari polusi. Masih alami seperti awal penciptaannya. Belum ada asap kendaraan yang ikut bercokol di awannya, hanya kabut yang sesekali datang sebagai pertanda suhu akan dingin. Udara segar inilah yang sangat membantu bagi pikiran kalut seseorang. Sangat membantu! Dan tak jarang membuat seseorang lupa akan utang-utangnya. (Seperti yang sering saya alami…)

Kedua, bahwa di gunung seseorang bebas melakukan apa yang ia inginkan sepanjang tidak ada orang yang melarangnya. Sepanjang tidak ada aturan yang mengikatnya. Segalanya serba bebas. Dan salah satu kebebasan yang paling dicari seseorang di puncak gunung adalah kebebasan untuk berteriak. Kebebasan untuk meneriakkan segala keluh kesah, kekesalan bahkan kebahagiaan. Tidak ada yang melarang dan tidak ada orang yang memandang aneh orang yang berteriak di gunung. Teriakan seseorang seperti melepaskan satu ikatan. Begitu melegakan namun tak seperti leganya seseorang menguyah permen “Plong”…

Ketiga dan terakhir adalah karena di gunung seseorang tak jarang memperoleh inspirasi. Tak jarang menemukan solusi atas masalah yang sedang dihadapinya. Hal ini karena di sana, di atas gunung, seseorang dapat begitu jernih melihat masalahnya. Dapat begitu jelas menemukan akar dari masalahnya. Dan dapat begitu tenang untuk memikirkan solusi terbaik untuk masalahnya. Oleh karenanya, aku begitu senang jalan-jalan ke gunung karena memang aku banyak masalah. Salah satu masalahku adalah Cinta…

Kalau memang begitu menyenangkan mendaki gunung; kalau memang ada keindahan di puncak gunung; kalau memang ada janji kebebasan di atas gunung; mengapa kita tidak sesekali menuju ke sana? Ayo! Siapkan bekal; siapkan fisik; bawa semua masalah Anda; dan mari kita mendaki gunung bersama. Karena ada begitu banyak hal yang mampu kita temukan di atas sana, tidak hanya solusi namun juga cinta. Dan mungkin, cinta memang sedang menanti kita di atas sana…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: