Supir Pete-Pete Berdemo

“…Turun!!…” Teriak salah satu sopir yang berada di tengah jalan dekat BTN Antara.

” Kalo begitu, turun meki disini.  Ka mengamuk nanti itu sopir, kalo ndak turunki…” Ujar sopir pete-pete yang aku tumpangi seraya menunjuk sopir yang berteriak tadi. Ingin kubayar, tapi sopir yang marah tadi berkata:

“…Jangan dibayar, Bos! Turun saja!”

Jengkel rasaya aku mendengar ocehan sopir itu.  Ingin aku membentaknya dengan makian yang paling keras dan kalau perlu memukulnya, namun jumlah mereka banyak. Jangan sampai aku jadi korban kekerasan di tengah jalan itu.

Heran juga melihat tingkah sopir yang kebanyakan tidak berpendidikan itu. Mendahulukan otot daripada otaknya. Atau istilahnya dalam bahasa Makassar: Pa’bambangngang na tolo. Mereka marah dan berdemo ketika tarif pete-pete diturunkan. Padahal sudah sewajarnya turun karena harga BBM pun sudah turun dua kali.

Dulu, ketika harga BBM naik, mereka seenaknya menaikkan tarif. Sekarang, harga BBM telah turun dan tarif angkotpun seyogyanya turun, mengapa mereka marah dan berdemo hingga menelantarkan banyak penumpang di pinggir jalan? Bukankah ini sikap yang berlandaskan kebodohan?

Sopir angkot yang aku tumpangi dengan santai berkata ketika melihat aksi sopir lain yang ada di tengah jalan untuk menghadang itu. “Kasihan sebenarnya kita ini.  Semestinya yang berdemo adalah penumpang, bukan sopir. Memang SDM sopir angkot itu belum beres…!”

“Benar juga!” Kataku dalam hati. Karena jika SDM-nya sudah beres, maka mungkin yang terjadi adalah mereka menurunkan tarif berdasarkan aturan yang dikeluarkan Organda dan menjalankan aktifitas mereka seperti biasanya. Kasian, benar-benar kasian kita ini…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: